Sabtu, 31 Maret 2018

Trainng Mikrotik MTCRE | Day 1


Trainng Mikrotik MTCRE | Day 1

 

Assalamualaikum wr.wb
Setelah selesai training MTCNA selesai dan diakhiri ujian MTCNA, Agenda pada hari ini adalah training MTCRE. Training MTCRE ini dilaksanakan di BLC Telkom Klaten bersama Bapak Ziad Sobri, training mtcre mulai di laksanakan pada hari senin 2 maret 2018,training mtcna di mulai dari jam 09.00 - 17.00 WIB.

Kami mengikuti training MTCNA yang dibimbing oleh Trainer Ziad Sobri dan beliau mengajarkan kepada kami mulai dari pengenalan routing sampai dengan konfigurasi dasar routing dynamic. beberapa hal yang saya dapat pada hari ini sepert :)
  •  pengenalan routing
dalam pembahasan yang pertama, kami di berikan materi apa itu routing, kegunaan dari routing, cara kerja routing, dan apa saja jenis routing. pak ziad sobri menjelaskan kepada kami secara lengkap mengenai routing dan memberikan lab kepada kami untuk membuktikan apa yang telah ia jelaskan mengenai routing. dalam lab ini kami disuruh untuk membuat routing static 4 router dengan router 1 bisa ping router 3 namun tidak untuk sebaliknya. dalam lab ini pak ziad sobri menyarankan kepada kami untuk menggunakan command line/cli atau bisa juga menggunakan virtualisasi seperti gns3.
  • pengenalan routing static
Static routing (Routing Statis) adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer.  Menggunakan routing statik murni dalam sebuah jaringan berarti mengisi setiap entri dalam  forwarding  table  di  setiap router yang berada di jaringan tersebut.
  • pengenalan routing Dynamic
kami di berikan materi lanjutan mengenai routing berupa dynamic routing. beberapa contoh dari dynamic routing seperti: IGRP, EIGRP, RIP, OSPF, IS-IS, BGP. dalam pembahasan kali ini pak ziad sobri menjelaskan kepada kami mengenai apa itu routing dynamic, perbedaan routing dynamic dengan static, cara kerja routing dynamic,penggunaan routing dynamc,  dan kelebihan menggunakan routing dynamic.
  • ECMP
ECMP merupakan salah satu fitur mikrotik yang memungkinkan kita menambahkan lebih dari satu router gateway untuk satu tujuan 
  • dasar ospf routing
pada lab selanjutnya kami masih diberikan materi dasar mengenai routing dynamic namun dengan menggunakan metode ospf (open shortest path first) , kemudian kami disuruh pak ziad sobri untuk membuat routing dynamic dengan menggunakan metode ospf.

Demikian yang dapat saya sampaikan


Wassalamualaikum Wr.Wb 

Jumat, 30 Maret 2018

Training Mikrotik MTCNA Final


Training Mikrotik MTCNA Final 

 
Assalamualaikum wr.wb

Melanjutkan hari kemarin training MTCNA yang di laksanakan pada hari minggu, dimana hari ini adalah hari terakhir untuk mengikuti ujian training yang dilaksanakan di BLC dan ditutup dengan exam atau ujian untuk mendapatkan sertifikat. sebelum di laksanakannya exam kami masih diberikan materi dan lab melanjutkan hari kemarin yang beberapa materinya sebagai berikut :)
  • FIREWALL
karena kemarin kami baru memeperoleh materi firewall dasar dan baru di jelasakan cara kerja firewall, maka untuk hari ini kami melakukan konfigurasi untuk keamanan dan bentuk perlindungan yang dilakukan oleh mirktoik.

  •  QOS
materi selanjutnya yang kami pelajari adlah manajemen bandwidth atau biasa di sebut dengan QOS.

  •  PPPTP
merupakan suatu protokol jaringan yang memungkinkan pengiriman data secara aman dari remote client kepada server perusahaan swasta dengan membuat suatu virtual private network (VPN) melalui jaringan data berbasis TCP/IP.

  • PPPOE
merupakan protokol jaringan untuk mengenkapsulasi Point-to-Point Protocol (PPP) frame dalam frame Ethernet. Hal ini digunakan terutama dengan layanan DSL di mana pengguna individu terhubung ke modem DSL over Ethernet dan di dataran jaringan Ethernet Metro

  •  SSTP
merupakan sebuah PPP Tunnel dengan TLS 1.0 Channel. Fitur ini berjalan pada protokol TCP dan Port 443. Supaya dapat memanfaatkan SSTP secara optimal dengan keamanan yang baik, kita diharuskan menambahkan sertifikat SSL untuk koneksi antara server dan client.


Setelah itu kami secara bergantian (kelompok) mengikuti ujian MTCNA yang di mulai dari jam 19.00-selesai.  Kemudian saya mengikuti ujian gelombang ke-3 yang dilaksanakan pada  pada jam 20.30 WIB, saya dan diberi waktu 1 jam saja untuk mengerjakan 25 soal yang terdiri dari one choice,multiple choice, dan true or false . Dan semua soal itu menggunakan bahasa inggris yang membuat saya cukup pusing.

Tetapi alhamdulillah saya, dapat lulus dan mendapatkan sertifikat walaupun hasilnya kurang memuaskan  :)



 
Cukup sekian informasi yang dapat Saya sampaikan, semoga kita semua selalu diberikan kemudahan dan kesehatan dari Allah SWT.



Wassalamualaikum Wr.Wb

Kamis, 29 Maret 2018

Pengenalan MTCNA Dan MTCRE Bersama Pak Ziad Sobri

Pengenalan MTCNA Dan MTCRE Bersama Pak Ziad Sobri

Assalamualaikum wr.wb

Pada Hari ini saya dan teman-teman saya dari SMK N1 BANJIT mengikuti Training MTCNA dan MTCRE. setelah sampai di BLC ternyata di BLC sudah kedatangan pak Ziad Sobri, beliau itu merupakan seorang traininer mikrotik kelas internasional. Beliau datang ke BLC Telkom Klaten untuk menjadi trainer sekaligus melakukan sertifikasi MTCNA dan MTCRE bagi siswa yang magang atau prakerin di BLC.


 

Pada hari ini, peserta Training diberi preview mengenai MTCNA dan MTCRE.
Setelah itu, kami disuruh untuk mendaftar akun MikroTik yang akan digunakan untuk ujian sertifikasi, serta mengerjakan contoh soal MTCNA di web Mikrotik.com. Setelah itu kami mencoba mengerjakan soal setelah selesai mengerjakan soal, soal tersebut kemudian dibahas oleh pak Ziad Sobri, dan sebagai latihan untuk menghadapi ujian MTCNA yang akan dilaksanakan dua hari kedepan.




 
 Oke itulah hari pertama training MTCNA yang saya ikuti dan saya beruntung bisa bertemu pak Ziad Sobri langsung selaku Trainer sertifikasi MTCNA dan MTCRE kelas internasional. oke sekian dari saya.
Wassalamualaikum wr.wb

Rabu, 28 Maret 2018

Konsep QOS pada Bandwidth

Konsep QOS pada Bandwidth




Assalamu'alaikum Wr.Wb

Di Postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang konsep suatu QoS.

A. Pendahuluan
1. Pengertian
    Quality of Service (QoS) adalah kemampuan suatu jaringan untuk menyediakan layanan yang baik dengan menyediakan bandwidth, mengatasi jitter dan delay.

2. Latar Belakang
    Ingin memahami suatu konsep QoS pada jaringan.

3. Maksud dan Tujuan
    Dapat memahami QoS sebelum management bandwidth.

B. Jangka Waktu Pelaksanaan
    1 Hari

C. Pembahasan
     Quality of Service (QoS) adalah kemampuan suatu jaringan untuk menyediakan layanan yang baik dengan menyediakan bandwidth, mengatasi jitter dan delay. QoS mengacu pada kemampuan jaringan untuk menyediakan layanan yang lebih baik pada trafik jaringan tertentu melalui teknologi yang berbeda-beda.
Tujuan dari QoS adalah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan layanan yang berbeda, yang menggunakan infrastruktur yang sama.

Pentingnya QoS
1. Untuk memberikan prioritas untuk aplikasi-aplikasi yang kritis pada jaringan.
2. Untuk memaksimalkan penggunaan investasi jaringan yang sudah ada.
3. Untuk merespon terhadap adanya perubahan-perubahan pada aliran traffic di jaringan.

Paramter QoS
Performansi mengacu ke tingkat kecepatan dan keandalan penyampaian berbagai jenis beban data di dalam suatu komunikasi. Performansi merupakan kumpulan dari beberapa parameter besaran teknis yaitu :
1. Throughput, yaitu kecepatan transfer data efektif yang diukur dalam bps. Throughput merupakan jumlah total kedatangan paket yang sukses yang diamati pada destination selama interval waktu tertentu dibagi oleh durasi interval waktu tersebut.
2. Packet Loss, yaitu suatu parameter yang menggambarkan suatu kondisi yang menunjukkan jumlah total kedatangan paket dibagi oleh durasi interval waktu tersebut.
3. Delay,  yaitu waktu yang dibutuhkan data untuk menempuh jarak dari asal ke tujuan.
4. Jitter, yaitu variasi kedatangan paket, hal ini diakibatkan oleh variasi-variasi dalam panjang antrian, dalam waktu pengolahan data.
5. MOS (Mean Opinion Score), kualitas sinyal yang diterima biasanya diukur secara subjektif dan objektif.
6. Echo Cancelation, yaitu penjamin kualitas layanan voice over packet yang disebabkan oleh echo karena delay yang terjadi pada jaringan paket.

Penyebab QoS yang Buruk
Terdapat beberapa faktor pengganggu dalam jaringan yang menyebabkan turunnya nilai QoS, yaitu :
1. Redaman, yaitu jatuhnya kuat sinyal karena pertambahan jarak pada media transmisi. Untuk  mengatasi hal ini, perlu digunakan repeater sebagai penguat sinyal.
2. Distorsi, yaitu fenomena yang disebabkan bervariasinya kecepatan propagasi karena perbedaan bandwidth.
3. Noise, ini sangat berbahaya, karena jika terlalu besar akan dapat mengubah data asli yang dikirimkan.

D. Kesimpulan
    Jadi sebelum kita melakukan konfigurasi management bandwidth, sebaiknya kita perlu memahami konsepnya terlebih dahulu.

Semoga Bermanfaat yak :v
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Selasa, 27 Maret 2018

Cara Konfigurasi PPPoE Server Dan PPPoE Client

Assalamualaikum W.r.W.b

Allright,kita lanjut lagi materi dari PPPoE kita pada kali ini yaitu :
Point-to-Point Protocol over Ethernet (PPPoE) Mode Client-Server.
A.Pendahuluan
  1.Pengertian
 Point-to Point Protocol over Ethernet (PPPoE) adalah salah satu protokol jaringan yang berfungsi untuk meng-enkapsulasi atau secara umumnya yaitu  merupakan suatu proses yang membuat satu jenis paket data jaringan menjadi jenis data lainnya dalam Point-to-Point Protocol (PPP) ke dalam frame Ethernet, yang mana frame ini adalah "amplop elektronik" yang mengandung informasi mengenai paket dan informasi lainnya dari semua tujuh lapisan OSI Layer.
  2.Latar belakang 
 Sebuah koneksi PPPoE terdiri dari Server dan Client, MikroTik RouterOS bisa berfungsi sebagai PPPoE Server maupun PPPoE Client atau gabungan dari keduanya, yang mana koneksi antar client dan router nya bersifat secure dan juga digunakan untuk koneksi internet di jaringan local (LAN).

  3.Maksud dan tujuan
 Agar mengerti dan paham betul tentang konsep dan cara konfigurasi yang benar dari PPPoE Mode Client-Server ini.
B.Alat dan bahan
 ~ PC Or Laptop
 ~ MikroTik RouterBoard
 ~ Kabel UTP (Stright)
 ~ Akses Internet
 ~ Winbox Application
C.Tahapan dan pelaksanaan
   Berikut tahapan dan pelaksanaan dari konfigurasi PPPoE :

Langkah paling awal yaitu kita harus membuat 
topologi jaringannya terlebih dahulu. berikut gambarnya :

Ok, Gaess apabila kita sudah membuat topologi jaringannya,
kita open aplikasi winbox kita and that enter to winbox, kita setting
PTP terlebih dahulu. apabila anda belum tau cara konfigurasinya anda bisa
klil link berikut ini : Konfigurasi Point-to-Point
Yupss, apabila kita sudah mengkonfigurasi PTP langkah selanjutnya adalah
konfigurasi PPPoE Sever/R1 terlebih dahulu . berikut langkah-langkahnya :
kita ke menu>PPP>PPPoE Server>Add>Service Name
(namakan sesuai selera anda)>Interface (Eth1)
yaitu laptop yang terhubung ke router> jangan lupa gaess ceklis
 (One Session per Host) yaitu agar PPPoE Client nya dapat terhubung ke PPPoE Server tersebut>apply>ok. berikut gambarnya :



masih di menu PPP>Secrets>Add> Name (yang sudah kita buat tadi)
password (juga sesuai selera anda)>Service (PPPoE) karena kita akan konfigurasi PPPoE jadi pilih PPPoE>Local Address (yaitu IP untuk PPPoE Server) & Remote Address (yaitu IP untuk PPPoE Client yang terhubung ke laptop)>apply>ok. berikut gambarnya :


selanjutnya ke menu>IP>Routes>Add>Dst.Address
(IP Network Laptop lawan/LaptopB) & Gateway
(IP PPPoE Client/R2)>apply>ok. berikut gambarnya:



Ok, Gaess selanjutnya kita konfigurasi R2/PPPoE Client nya.caranya seperti ini :
kita ke menu>PPP>Interface>Add>pilih PPPoE Client> lalu arah kan ke
Interface (Ethernet1) agar juga mendaptkan akses internet dari
PPPoE Server/R2>Dial Out Service (pppoe) harus sama dengan PPPoE Server nya>Usernya juga harus sama (pppoe)>begitu juga password nya harus sama juga dengan PPPoE Server nya (*****)>apply>ok. berikut gambarnya :


selanjutnya ke menu>IP>Routes>Add>Dst.Address (IP Network LaptopA)
& Gateway (IP PPPoE Server/R1)>apply>ok. berikut gambarnya:

kemudian kita ke menu>IP>Firewall>General>Out.Interface (pppoe-out1) yaitu agar mendapat kan akses internet juga melalui perantara dari PPPoE Server/R1>action (masquerade) yaitu untuk menyamarkan ip privat menjadi ip public>apply>ok. berikut gambarnya :

Ok. jika R1 dan R2 atau PPPoE Server dan PPPoE Client nya sudah ter-
konfigurasi semuanya, maka kita ke perintah "ping" yaitu untuk
mengecek koneksi antar Laptop 1 dan 2 juga R1 dan R2.
berikut gambarnya :
Used New Terminal on Winbox

 Used Terminal from Linux
Done..!

D.Kesimpulan
  Kesimpulan dari konfigurasi diatas adalah mikrotik sudah dapat terkoneksi dengan PPPoE Server dan mikrotik juga sudah dapat mengakses internet dibuktikan dengan ping ke 8.8.8.8 Dan juga sudah terhubung ke PPPoE Client/R2 dan juga ke LaptopB.

    
E.Referensi 
   Ebook_Materi_MTCNA_05_2012/PPPoE
   www.mikrotik.co.id

Senin, 26 Maret 2018

Cara Konfigurasi PPPoE Server DI Mikrotik

Assalamualaikum W.r.W.b

Ok, Gaess kita lanjut lagi materi Mikrotik kita pada kali ini yaitu :
Ponit-to-Point Protocol over Ethernet (PPPoE) mode
DSL (Digital Subscriber Line).

A.Pendahuluan
  1.Pengertian
 Point-to Point Protocol over Ethernet (PPPoE) adalah salah satu protokol jaringan yang berfungsi untuk meng-enkapsulasi atau secara umumnya yaitu  merupakan suatu proses yang membuat satu jenis paket data jaringan menjadi jenis data lainnya dalam Point-to-Point Protocol (PPP) ke dalam frame Ethernet, yang mana frame ini adalah "amplop elektronik" yang mengandung informasi mengenai paket dan informasi lainnya dari semua tujuh lapisan OSI Layer.
  Sedangkan DSL (Digital Subscriber Line) adalah sebuah teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat atau di jaringan local (LAN).
  2.Latar belakang 
 Sebuah koneksi dari PPPoE mode DSL yaitu langsung point-to-point antara dua perangkat jaringan melalui ethernet secara tunnel dan bersifat pribadi, sehingga layanan PPPoE dapat menyediakan otenkasi (client butuh login, butuh dial-up ke server untuk mendapatkan koneksi).Pada sistem layanan PPPoE ini, setiap koneksi yang terbentuk antara server dan client akan membentuk virtual interface dibawah jaringan Ethernet atau jaringan local (LAN).

  3.Maksud dan tujuan
 Agar mengerti dan paham betul tentang konsep dan cara konfigurasi yang benar dari PPPoE mode DSL ini.
B.Alat dan bahan
 ~ PC Or Laptop
 ~ MikroTik RouterBoard
 ~ Kabel UTP (Stright)
 ~ Akses Internet
 ~ Aplikasi Winbox
C.Tahapan dan pelaksanaan
   Berikut tahapan dan pelaksanaan dari konfigurasi PPPoE :

Langkah paling awal yaitu kita harus membuat 
topologi jaringannya terlebih dahulu. berikut gambarnya :

Ok, Gaess apabila kita sudah membuat topologi jaringannya,
kita open aplikasi winbox kita and that enter to winbox, kita setting
PTP terlebih dahulu. apabila anda belum tau cara konfigurasinya anda bisa
klil link berikut ini : Konfigurasi Point-to-Point
Yupss, apabila kita sudah mengkonfigurasi PTP langkah selanjutnya adalah
mengkonfigurasi PPPoE dengan mode DSL. berikut langkah-langkahnya :

kita ke menu>PPP>PPPoE Server>Add>Service Name
(namakan sesuai selera anda)>Interface (Eth1)
yaitu laptop yang terhubung ke router>centang 
 (One Session per Host) yaitu khusus satu Client yang dapat terhubung ke PPPoE Server tersebut>apply>ok. berikut gambarnya :


masih di menu PPP>Secrets>Add> Name (yang sudah kita buat tadi)
password (juga sesuai selera anda)>Service (PPPoE) karena kita akan konfigurasi PPPoE jadi pilih PPPoE>Local Address (yaitu IP untuk PPPoE Server) & Remote Address (yaitu IP untuk PPPoE Client yang terhubung ke laptop)>apply>ok. berikut gambarnya :

Ok,Gaess selanjutnya kita konfigurasi PPPoE mode DSL nya di Laptop kita.
cara-cara nya yaitu : kita ke Edit Connections>Add>kita choose
DSL/PPPoE>klik Creates>DSL/PPPoE>parents interface (ens3f2) karena kita menggunakan PPPoE/DSL via kabel UTP yang terhubung ke router>Username
(yang sudah kita buat tadi)>Service (kita samakan dengan Username nya)
password (juga sama yang sudah kita buat tadi)
lalu klik Save. berikut gambarnya :

Yupss, kita sudah menkonfigurasi PPPoE mode DSL nya,
coba kita masuk Web Browser lalu tulis IP PPPoE Server yang sudah kita buat
tadi yaitu:10.10.10.10 maka kita bisa mengkonfigurasi MikroTik
via Web Browser. berikut gambarnya :



Done..!
D.Kesimpulan
  Dengan PPPoE Mode DSL ini kita bisa menggunakan jaringan kita yang terhubung ke internet dengan lebih aman (Secure) dan juga bersifat pribadi, 
sehingga layanan PPPoE Mode DSL dapat menyediakan otenkasi (client butuh login dan butuh dial-up ke server untuk mendapatkan koneksi dari internet).

E.Referensi 
   Ebook_Materi_MikroTik_MTCNA_05_2012/PPPoE
    https://id.wikipedia.org/wiki/Digital_subscriber_line

Ok, Gaess the last i say Wassalamualaikum W.r.W.b 
See you Next later

Sabtu, 24 Maret 2018

Cara KonfigurasiBonding Interface Di Mikrotik

Assalamualaikum W.r.W.b
Allright, kita lanjut lagi materi mirotik kita pada kali ini yaitu :
Interface Bonding
A.Pendahuluan
  1.Pengertian
 Bonding Interface (Pengikat Antarmuka) adalah sebuah teknologi yang memungkinkan agregasi yaitu berkumpulnya atau bergabungnya bagian-bagian yang terpisah menjadi lebih dari satu interface ethernet dan menggabungkan kedalam satu link virtual sehingga kita akan mendapatkan troughput bandwith yang lebih besar.contoh pada implementasinya yaitu kita bisa menghubungkan dua buah Router Mikrotik yang mana interface ethernet masing-masing router yang telah dibonding saling dikoneksikan, dan juga dapat berfungsi sebagai sebuah backbone penghubung jaringan yang memiliki bandwtih besar.

   2.Latar belakang
  Barangkali kita pernah mendengar sebuah istilah Link Aggregation (Agregasi Tautan) yang merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menggabungkan lebih dari satu interface untuk mendapatkan bandwith yang lebih besar, dan pada MikroTik sendiri juga ada sebuah fitur yang memiliki fungsi serupa yaitu Bonding.

   3.Maksud dan tujuan
 Agar mengerti dan paham betul tentang konsep dan cara konfigurasi yang benar dari Bonding Interface di Mikrotik.
  
B.Alat dan bahan
 ~ PC Or Laptop
 ~ MikroTik RouterBoard
 ~ Kabel UTP (Stright)
 ~ Aplikasi Winbox
 ~ Akses Internet

C.Tahapan dan pelaksanaan
  Berikut tahapan dan pelaksanaan dari konfigurasi interface bonding.


 Hal yang paling awal adalah kita buat topologi jaringannya 
terlebih dahulu. berikut topologi jaringan nya :


selanjutnya kita masuk ke aplikasi winbox kita. sebelumnya kita setting dahulu ke 2 Router tersebut dengan memberinama identity dan user name juga nama untuk interface nya.lalu kita mulai konfigurasi Bonding interface nya,.
berikut konfigurasinya :
Kita setting R1 terlebih dahulu, menu>Interface>Add>Bonding>General>Name
(sesuai selera anda)>Bonding>Slaves (Eth2 & Eth 3) karena 2 port tersebut yang akan kita konfigurasi bonding>apply>ok. berikut gambarnya :


selanjutnya kita ke menu>IP>Addreses>kita buat IP untuk bonding R1 
(IP Adress nya harus satu subnet dengan R2)>apply>ok.
berikut gambarnya :


Ok, kita konfigurasi interface bondingnya di R2 juga, cara nya sama dengan R1
menu>Interface>Add>Bonding>General>Name
(sesuai selera anda juga )>Bonding>Slaves (Eth2 & Eth 3) karena 2 port tersebut yang akan kita konfigurasi bonding>apply>ok. berikut gambarnya :

juga sama seperti R1, selanjutnya kita ke menu>IP>Addreses>kita buat IP untuk bonding R2 nya (IP Adress nya harus satu subnet juga dengan R1)
apply>ok. berikut gambarnya :


Ok, kita sudah konfigurasi bonding interface di dua router tesebut, selanjutnya
kita ke tahap pengetesan yaitu untuk mengetes kecepatan bandwidth transfer data dari ke dua router yang telah di bonding tersebut. caranya kita ke menu>Tools>Bandwith Test>Test to (kita beri IP Address yang telah dibuat tadi yang untuk IP bonding tersebut yang satu subnet)>User & Password nya juga kita isi (sesuai R1 dan R2)>apply>ok.berikut gambar dari
bandwidth Test dari kedua router tersebut :
R1 and R2

Done..!

D.Kesimpulan
  Bonding Interface adalah sebuah teknologi yang memungkinkan penggabungan beberapa interface ke dalam satu interface virtual untuk mendapatkan kapasitas penyaluran data yang lebih baik dan kemampuan untuk  kapasitas penyaluran data yang dapat menjadi lebih tinggi, misal terdapat 2 saluran 802.11g dengan menggunakan bonding kapasitas maksimum yang bisa dicapai 2x54 Mbps.

E.Referensi 
  http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=161

  
Allright, sekian dari saya apabila ada kesalahan saya mohon maaf. 
Wassalamualaikum W.r.W.b

Jumat, 23 Maret 2018

Cara Konfigurasi PPPTP Server Dan PPPTP Client

Assalamualaikum Wr.Wb

Pendahuluan
Perkenalkan nama saya Rifki FIrdaus asal sekolah SMK N 1 Banjit disini saya sedikit menjelaskan bagaimana cara Konfigurasi PPPTP Server Dan PPPTP Client.

Latar Belakang 
Latar Belakang saya kenapa saya belajar PPPTP Server Dan PPPTP Client
karena saya ingin tahu bagaimana cara kerja PPPTP Server Dan PPPTP Client, dan ingin menerapkanya

Maksud & Tujuan
Agar dapat mengetahui apa itu PPPTP Server Dan PPPTP Client.

Tahap Pelaksanaan
15 Menit
 
Langsunga Saja Konfigurasinya

Langkah paling awal yaitu kita buat terlebih dahulu 
topologi jaringannya. berikut gambarnya :


Selsnjutnya kita masuk ke aplikasi winbox kita,
lalu setting PTP terlebih dahulu. apabila anda belum 
tau cara konfigurasi ptp maka bisa klik link di bawah ini :
lalu kita konfigurasi R1(PPTP Server nya) terlebih dahulu. berikut cara-caranya:
menu>Interface>EoIP Tunnel>Add>lalu kita isi kan name>remote
address (IP DHCP Client R2)>Tunnel ID (10)>apply>ok.
berikut gambarnya :
 R1
lalu ke menu>IP>Pool>Ports>Add>Name>Addreses (IP yang ingin
di berikan ke PPTP Client)>apply>ok. berikut gambarnya :
selanjutnya ke menu>PPP>Profiles>Add>Name (PPTP)>Local Address 
(IP yang diberikan untuk PPTP Server)>Remote Address (PPTP/IP yang akan di berikan ke PPTP Client)>DNS Server (10.10.10.1/IP PPTP Server)>apply>ok.
berikut gambarnya :
masih di menu PPP>Secrets>Add>Name (PPTP)>Password ***
Service (pilih pptp)>Profile (PPTP) yang sudah kita buat tadi>apply>ok.
berikut gambarnya :
masih di menu PPP>Interface>PPTP Server>Centang Enable>Default Profile 
(PPTP) yang sudah kita buat tadi>apply>ok. berikut gambarnya :
kemudian kita ke menu>IP>Routes>Add>Dst.Address (IP Network lawan/Laptop1) & Gateway (IP DHCP Client lawan/R2)>apply>ok
berikut gambarnya :
Ok, R1 (PPTP Server) sudah terkonfigurasi kita pindah ke R2 
(PPTP Client). sama seperti halnya R1 juga sudah PTP terlebih dahulu,dan
juga menggunakan EoIP Tunnel. berikut konfigurasinya :
menu>Interface>EoIP Tunnel>Add>lalu kita isi kan name>remote
address (IP DHCP Client R1)>Tunnel ID (10)>apply>ok.
berikut gambarnya :
  R2
selanjutnya ke menu>PPP>Interface>Add>pptp client>Dial Out>Connect to 
(IP DHCP Client R1/PPTP Server)>User (PPTP)>Password ***>Profile
(Default Encryption)>apply>ok. berikut gambarnya :
lalu ke menu>IP>Routes>Add>Dst.Address (IP Network si Laptop1) & Gateway (IP DHCP Client si /R1)>apply>ok. berikut gambarnya :
selanjutnya ke menu>IP>Firewall>NAT>Add>Out.Interface (pptp-out1)
apply>ok. berikut gambarnya :
Ok. jika R1 dan R2 atau PPTP Server dan Client nya sudah ter-
konfigurasi semuanya, maka kita ke perintah "ping" yaitu untuk
mengecek koneksi antar Laptop 1 dan 2 juga R1 dan R2.
berikut gambarnya :
 On New Terminal Winbox

 On Terminal Linux
Done..!
D.Kesimpulan
   PPTP secara luas memberikan layanan ke amanan yang sangat kuat yang mana koneksi antar router over internet yang bersifat secure yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan lokal over WAN.   

E.Referensi 
  Ebook_MikroTik_MTCNA_05_2012/PPTP
  Ebook_SemangArt_Belajar_MTCNA/PPTP_Tunnel
  www.mikrotik.co.id

Allright, and the last i say Wassalamualaikum W.r.W.b See You Next Bye-bye