Rabu, 28 Februari 2018

Jaringan Internet


ASSALAMUALAIKUM WR.WR

Pendahuluan

Perkenalkan nama saya rifki firdaussekolah di smnk 1 banjit,disini saya menjelaskan sedikit tentan jaringan internet.

Tujuan

Agar mengetahui tentang jaringan internet

Pengertian Jaringan Internet
Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet. Internet dapat diterjemahkan sebagai international networking (jaringan internasional), karena menghubungkan komputer secara internasional, atau sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta jaringan diseluruh dunia.

Internet dimulai ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Department of Defense USA) membangun sebuah jaringan komputer di tahun 1969, yang diberi nama ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork) dengan tujuan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada dibeberapa universitas melakukan riset militer, terutama untuk membangun jaringan komunikasi komputer yang mampu bertahan terhadap serangan nuklir. Jaringan ini berkembang terus, semakin banyak komputer yang terlibat, dan riset disisi pengembangan perangkat lunak juga berkembang. Pada bulan Mei tahun 1974, Vinton G.Cerf dari Stanford University dan Robert E.Kahn dari Departemen Pertahanan USA, mempublikasi sebuah paper di IEEE Transaction on Communication berjudul “A Protocol for Packet Network Intercommunication”, konsep ini kemudian populer sebagai protokol TCP/IP, ketika ARPANET meng-adopsi protokol menjadi protokol standard untuk ARPANET pada tahun 1983. Pihak universitas terutama University of California at Berkeley kemudian membangun sistem operasi Berkeley Software Distribution Unix) atau BSD UNIX (dikenal dengan nama Free BSD Unix) dan pihak departemen pertahanan membiayai Bolt Baranek dan Newman (BBN) untuk meng-implementasi protokol TCP/IP pada BSD Unix untuk diterapkan pada ARPANET, dengan demikian cikal-bakal internet terbentuk.

Pada penghujung tahun 1983, jaringan ARPANET dibagi dua menjadi DARPANET (Defence ARPANET) dan MILNET (MILitary NETwork). Pada tahun 1985 dibentuklah jaringan NFSNET (National Science Foundation NETwork) untuk menghubungkan supercomputer yang ada diberbagai universitas di Amerika dan disambungkan dengan ARPANET. Jaringan NSFNET dikembangkan terus oleh periset perguruan tinggi. Pada tahun 1988 jaringan backbone internet ini hanya berkapasitas 56 Kbps. Walaupun pada tahun 1990 secara resmi ARPANET ditutup, namun jaringan internet yang telah terbentuk diteruskan oleh pihak universitas di Amerika dan memasukkan jaringan universitas di benua Amerika (Kanada dan Amerika Selatan) serta jaringan di Eropa menjadi bagian dari internet. Pada tahun 1992 jaringan backbone ditingkatkan ke T3 dengan kecepatan 45 Mbps, dan disekitar tahun 1995 ditingkatkan lagi menjadi OC-3 pada kecepatan 155 Mbps. Kini backbone internet berkecepatan tinggi dalam order Gbps.

Topologi internet pada dasarnya adalah mesh-topology, menghubungkan banyak jenis jaringan melalui sistem packet-switching, kalaupun bisa dikatakan yang menjadi pusat-nya adalah beberapa NAP (Network Access Point) yang ada di San Fransisco (Pacific Bell), di Chicago (Ameritech), New Jersey (Sprint), dan Merit Access Exchange (MAE) di San Fransisco (MAE West) dan Washington, D.C (MAE East) yang ditangani oleh MFS Datanet.

Walaupun tidak ada organisasi yang memiliki internet, namun ada banyak organisasi yang memelihara jaringan ini melalui penetapan standarisasi protokol, aturan-aturan, serta metoda akses. Internet Engineering Task Force (IETF) menangani masalah-masalah teknis yang timbul di internet,  seperti masalah pada protokol, arsitektur dan pengoperasian internet. Internet Research Task Force (IRTF) menangani riset teknis, seperti sistem pengalamatan dan rekayasa lainnya. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) mengatur pembagian alamat IP (IP#) ke berbagai negara dan organisasi. Internet Society (ISOC) menangani masalah administrasi dan struktur organisasi internet.

Badan usaha komersil kemudian menyediakan layanan akses dengan menyediakan koneksi dari komputer pengguna ke internet, dan badan ini disebut sebagai penyedia akses internet atau ISP. Beberapa ISP terkenal di dunia adalah America On Line (AOL), Australia OnLine, CompuServe, GEnie, dan Prodigy. Di Indonesia ada TelkomNet, IndosatNet, Wasantara Net, InterNux, dan sebagainya. ISP menyediakan koneksi dial-up melalui modem-telepon, koneksi wireless melalui antena WLAN, atau koneksi ADSL melalui telepon. Protokol koneksi yang digunakan adalah SLIP (Serial Line Interface Protocol) atau PPP (Point-to-Point Protocol), dimana koneksi SLIP biasanya lebih lambat dari PPP.

GAMBAR: Koneksi ke Internet

Secara logis jaringan internet dibagi kedalam beberapa domain, yang menurut standar IPv4 (Internet Protocol version 4) di-identifikasi melalui nomer IP 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan dengan titik (seperti 192.168.10.25). Tipe domain standar antara lain:

.com = organisasi komersil
.edu  = institusi pendidikan di Amerika
.ac    = institusi akademik
.gov  = institusi pemerintah
.mil   = organisasi militer
.net   = penyedia akses jaringan
.org   = organisasi non-profit

Disamping itu domain juga dibagi berdasarkan negara, misalnya:

.au    =  Australia
.ca    =  Kanada
.id     =  Indonesia
.jp     =  Jepang
.my   =  Malaysia
.sw   =   Swedia
.th     =  Thailand
dan lebih banyak lagi

itulah yang baru saya jelaskan tentang jarungan internet.
Wassalamualikum wr.wb

Budayakan Membaca

Selasa, 27 Februari 2018

Kunci Keberhasilan ,Komitmen, Konsisten, Kontinu

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

Pendahuluan
Perkenalkan nama saya Rifki Firdaus dari Smkn 1 banjit, disini saya akan menjelaskan Kunci Keberhasilan, komitmen ,konsisen, dan kontinu.

Tujuan
Agar dapat menerapkan Komitmen Konsisten dan kontinu.

 
Kunci keberhasilan



1. banyak membaca sebelum bertanya


2. banyak mencoba


3. jangan takut gagal untuk mencoba lagi


4. banyak berbagi kepada teman


6. selalu berpegang pada dokumentasi resminya


7. selalu berkomunikasi hasil kegiatan


8. selalu berpegang pada sop, k3 dan ketentuan yang ada


9. belajarlah dari kegagalan, sebagai sebuah tantangan


10. memiliki target dan tujuan yang jelas


Komitmen, Konsisten,  Kontinu
  1. Komitmen.Apa itu Komitmen Komitmen adalah sebuah janji/target.janji apa??? janji yang kita buat untuk diri kita sendiri agar kita itu tahu seberapa kemampuan dari diri kita.sebagai contoh :misalnya saya sendiri bekerja dan dalam saya bekerja saya harus memiliki komitmen/target yang akan saya capai dalam hari ini atau dalam satu minggu ini.nah target yang ingin saya capai dalam minggu ini adalah belajar arti kebersamaan (misalnya).nah dalam target yang saya buat ini setelah satu minggu kita dapat tahu apakah saya mampu menguasai ataupun memahami apa arti kebersamaan dalam satu minggu ini dan apakah saya mampu memegang janji/memenuhi target yang saya buat sendiri itu???? jika saya mampu memenuhi target yang saya buat tersebut berarti kita mampu untuk berkomitmen....
  2. Konsisten.Nah setelah Komitmen sudah terbentuk lalu apalagi yang harus dilakukan????maka kita harus juga konsisten...karena percuma jika kita mempunyai komitmen tetapi kita tidak konsisten!!! lalu apa itu konsisten????Konsisten adalah Sepakat,Tidak berubah-ubah dan dapat dipercaya.untuk itu kita perlu kekonsistenan agar kita bisa memegang kepercayaan yang diberikan kepada orang lain.meskipun saya sendiri orangnya beubah-ubah dalam arti tidak bisa konsisten dengan komitmen yang saya buat misal saya berkomitmen untuk mempelajari arti kebersamaan dalam satu mingggu tetapi saya sendiri tak bisa berkonsisten atas komitmen itu saya malah mempelajari yang lain..nah begitu ilustrasinya...
  3. Nah Yang Terakhir adalah Kontinu...apa itu??kontinu Lanjut /Berkelanjutan maksudnya jika kita sudah bisa berkomitmen dan kita juga sudah konsisten maka lanjutkanlah/tingkatkan lah kekomitmenan dan konsistenan itu agar kita selalu memiliki target dan tahu kemampuan kita disisi lain kita juga dapat dipercaya orang lain....nah kurang lebihnya seperti itu...
Sekian dari saya, saya ucapkan terimakasih

Wassalamualaikum wr.wb

Budayakan Membaca

Senin, 26 Februari 2018

Pengertian Jaringan

ASSALAMUALIKUM WR.WB

Pendahuluan
Perkenalkan nama saya rifki firdaus dari smkn 1 banjit, disini saya menjelaskan sedikit tentang jaringan.

Tujuan
Agar memahamai jaringan

Pengertian Jaringan



Jaringan adalah hubungan antara 1 komputer dengan komputer lainya yang dihubungkan oleh media transmisi, maksud dari media transmisi adalah alat pembantu atau alat penghubungnya.

media transmisi terbagi menjadi 2 yaitu
1.media fisik (wired)
   media fisik adalah media yang bisa dilihat atau diraba, contoh dari media fisik ini adalah , kabel utp, kabel coaxsial, dll.
2.media nonfisik (nonwired)
   media nonfisi adalah media yang tidak bisa dilihat atau diraba, contoh dati media non fisik ini adalah wirreless, frequensi radio, dll.

Macam-Macam jaringan

1.Jaringan LAN (Local Area Network)
   jaringan LAN adalah jaringan yang bersifat local di area tertentu, contoh dari jaringan LAN ini adalah Sekolah, Gedung, Perkantoran, dll.

2.Jaringan MAN (Metropolitan Area Network)
   Jaringan MAN adalah jaringa yang menghubungkan antar kota atau provensi, contoh dari jaringan MAN ini adalah
-Jaringan BANK
itu contoh yang hanya saya tau

3.Jaringan WAN (wide Area Network)
   Jaringan WAN adalah jaringan yang menghubungkan antar negara ata benua, contoh dari jaringan WAN ini adalaha, Internet

Sekian Dari saya, jika ada kata-kata yang salah saya mohon maaf

Wassalamualikum wr. wb
Budayakan Membaca

Sabtu, 24 Februari 2018

Macam-Macam Perangkat Jaringan Beserta Fungsinya

Assalamualaikum Wr.Wb

Pendahulua
Masih dengan saya Rifki FIrdaus asal sekolah SMK N 1 BANJIT disini saya sedikit shering tentang perangkat jaringan.

Latar Belakang
   Jaringan Dua komputer atau lebih dapat saling terhubung dan berbagai sumber data dikarenakan adanya perangkat jaringan yang menjembatani kedua komputer tersebut. Perangkat keras jaringan komputer merupakan perangkat yang digunakan untuk mencapai tujuan dari fungsi jaringan komputer itu sendiri, seperti berbagi sumber daya, berkomunikasi dan lain sebagainya.

Maksud & Tujuan
Agar mengetahui macam-macam perangkat jaringan.

Macam-Macam Perangkat Jaringan Beserta Fungsinya

1.Router

 Router merupakan perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan dua jaringan atau lebih sehingga data dapat dikirim dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Dengan menggunakan router, kita bisa menghubungkan dua jaringan yang berbeda, contoh 192.168.2.0/24 dapat terhubung dengan jaringan 200.200.200.0/24.

Sekilas cara kerja router bisa dibilang mirip dengan bridge, yakni sama-sama meneruskan paket data, membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan tersebut, hanya saja router berada pada lapisan ketiga OSI.


2. Wireless Card

 

Wireless card merupakan salah satu perangkat jaringan yang dapat menghubungkan dua device secara nirkabel atau tanpa menggunakan media kabel. Dengan menggunakan wireless card, dua komputer atau lebih dapat saling terhubung melalui jaringan wifi, tanpa harus menggunakan kabel jaringan.

Laptop saat ini kebanyakan sudah dilengkapi dengan wireless card didalamnya, jadi kita tidak perlu membelinya secara terpisah, berbeda dengan komputer yang terlebih dahulu kita harus membelinya secara terpisah.
 
3. LAN Card

 Sama halnya dengan perangkat jaringan yang lain, LAN card juga berfungisi menghubungkan dua atau lebih komputer dengan menggunakan media kabel. Perangkat ini biasanya banyak digunakan dalam jaringan LAN.

LAN card juga bertugas mengubah aliran data yang berbentuk paralel menjadi bentuk serial, sehingga dapat ditransmisikan melalui media jaringan seperti kabel UTP.


4. Modem


 Modulator demodulator atau yang sering disingkat dengan modem merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog atau sebaliknya.

Data yang diberikan kepada komputer ke modem umumnya berbentuk sinyak digital. Maka dari itu, ketika modem mendapatkan data berbentuk sinyal analog, modem harus merubahnya terlebih dahulu menjadi sinyal digital agar dapat diproses lebih lanjut oleh komputer.

5. Bridge




Bridge merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas suatu jaringan sekaligus membuat sebuah segmen jaringan.

Cara kerja bridge yaitu mengenali alamat MAC yang mentransmisi sebuah data ke jaringan, kemudian bridge akan membuat tabel internal secara otomatis, dimana tabel ini dapat menentukan segmen mana yang akan dirouting maupun yang akan difilter.



6. Hub

Switch merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi yang hampir sama dengan hub, tetapi perangkat ini ‘lebih pintar’ dari hub karena dapat mengatasi masalah collision data. Tidak hanya itu, switch juga memiliki beberapa kelebihan seperti kecepatan transfer data maupun luas jaringan yang jauh lebih bagus dari hub.

Selain itu, switch tidak hanya digunakan untuk membagi sinyal tetapi juga memfilter paket data kemudian meneruskannya ke jaringan yang dituju.


 
8. Kabel Jaringan

Kabel jaringan merupakan media transmisi berbentuk kabel yang digunakan untuk menghubungkan dua komputer atau lebih untuk saling bertukar data.

Ada beberapa jenis kabel yang biasa digunakan, seperti kabel utp, stp, coxial maupun fiber optik. Biasanya, jenis kabel yang digunakan tergantung pada jenis topologi jaringan yang digunakan.


9. Repeater

 Repeater adalah perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas jangkauan sinyal wifi dari server agar perangkat lain bisa terhubung.

Cara kerja dari repeater itu sendiri adalah dengan menerima sinyal dari server, kemudian memancarkannya kembali dengan jangkauan yang lebih luas dan kuat, denagn kata lain sinyal yang lemah dapat dipancarkan kembali menjadi lebih kuat dan luas.
 

10. Access Point­


 Access point ini terdiri dari antenna dan transceiver yang digunakan untuk transmisi dan menerima sinyal dari client atau sebaliknya. Dengan adanya AP ini, kita dapat terhubung dengan jaringan LAN secara nirkabel.

Dengan kata lain, access point ini berfungsi menghubungkan dua jenis jaringan yang berbeda, yaitu antara jaringan wireless dan jaringan LAN.

Dengan adanya beberapa perangkat jaringan yang telah disebutkan diatas, kedua komputer atau lebih bisa saling terhubung dan saling bertukar data. Simak juga mengenai macam-macam topologi jaringan, agar anda tahu beberapa struktur atau konsep sebelum anda membangun sebuah jaringan.

Refrensi
https://www.nesabamedia.com/perangkat-jaringan-komputer/

Penutup 
Sekian dari saya  jika ada kata-kata yang sakah saya mohon maaf.

Wassalamualaikum Wr.Wb

Jumat, 23 Februari 2018

Topology

ASSALAMUALIKUM WR.WB

Pendahuluan
perkenalkan nama saya rifki firdaus kelas smkn 1 banjit, saya sisini menjelaskan sedikit tentang toplogi

Tujuan
agar memahami tentang topologi

Pengertian Topologi

Topologi adalah sebuah gambaran  atau rangkaian pada suatu jaringan komputer, yang di susun sehingga menjadi topologi.


Macam - Macam Topologi

topologi terbagi menjadi 5 gambaran :

1. Topology Bus

Topologi bus adalah suatu topologi yang memakai kabel tunggal juga sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat di mana semua client serta server dikaitkan.

Keuntungan Topology Bus

  • Lebih Irit kabel, lantaran media transmisinya cuma menggunakan kabel tunggal dan terpusat hingga tak membutuhkan kabel yang banyak. 
  • Memiliki Layout kabel yang simpel, dalam



Kerugian Topolgy Bus
  • Susah mengidentifikasi kekeliruan bila jaringan alami masalah. 
  • Lalu lintas data padat lantaran topologi bus memakai kabel terpusat juga sebagai transmisi. 
  • Bila ada satu diantara client yang rusak, maka jaringan tidak bisa berperan. 
  • Juga sebagai penguat tanda diperlukan repeater untuk jarak jauh.

2.Topology Star



Topology star adalah topologi yang memiliki switch sebagai pusat, yang menghubungkan client dan server.

Keuntungan Topology Star

-Jika ada 1 Kabel yang penghubung client dengan switch terputus, komputer yang lainya tidak akan terganggu.
-Lebih cepat mengirim data

Kerugian Topology Star

-lebih banyak menggunakan kabel
-mengalami kerusakan pada hub/switc, jika hub/switch rusak atau mengalami keggalan maka seloroh jaringan gagal beroprasi


3.Topology Ring
Topology ring adalah topologi yang bentuknya melingkar seprti cincin yang mengubungkan langsu client dengan sever.


Keuntungan Topology Ring
  • Data yang mengalir pada topologi ini adalah satu arah sehingga collision atau tabrakan data dapat dihindarkan.
  • Aliran data mengalir lebih cepat dan mampu untuk menangani lalu lintas data yang tinggi karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
Kerugian  Topolgy Ring

  • Apabila ada salah satu komputer atau node dalam topologi ring yang gagal berfungsi atau mengalami masalah, maka akan
  • mempengaruhi keseluruhan jaringan.
  • Menambah atau mengurangi computer dalam jaringan akan mempengaruhi jaringan yang sedang berjalan.
  • Butuh penanganan khusus karena sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

4.Topology Mash


  Topology Mash adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).

Kelebihan Topology Mash
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
Kerugian Topology Mash
  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.

5.Topology Pohon (Tree)



Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.

Keunggulan Topology Pohon

-Keungguluan jaringan pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat

 Kelemahan Topology Pohon
-apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

 6.Topology

Kamis, 22 Februari 2018

Pengertian Osi Layer

ASSALAMUALIKUM Wr.Wb 

Pendahuluan   

Perkenalkan nama saya Rifki Firdaus asal sekolah SMK N 1 BANJIT, disini saya sedikit menjelaskan tentang Osi Layer.

Latar Belakang

Pada jaman dahulu sebelum terciptanya OSI, melakukan sebuah komunikasi pada jaringan komputer tidaklah mudah sebab masing-masing vendor dan developer di masa itu menggunakan protokol jaringan mereka masing-masing, sehingga menyulitkan pengguna ketika akan melakukan pertukaran data dari suatu komputer dengan komputer lain disebabkan karena protokol jaringan yang dimiliki masing-masing komputer tersebut berbeda.
Melihat hal tersebut, pada tahun 1980-an badan standarisasi internasional yaitu International Organization for Standardization (ISO) membuat sebuah model referensi yang disebut OSI yang terdiri dari tujuh layer. Setiap layer memiliki perannya masing-masing sehingga disaat ini kita tidak perlu khawatir mengenai masalah protokol komputer apa yang akan anda gunakan untuk dapat berkomunikasi dengan teman anda. Untuk lebih jelas mengenai pengertian OSI layer atau model OSI, tujuh layernya dan bagaimana cara kerjanya, simak penjelesan berikut ini.

Maksud & Tujuan

Agar dapat memahami apa itu osi layer 

Pengertian OSI Layer (Model OSI)

Open System Interconnection atau biasa disingkat OSI adalah sebuah model referensi dalam bentuk kerangka konseptual yang mendefinisikan standar koneksi untuk sebuah komputer. Tujuan dibuatnya model referensi OSI ini adalah agar menjadi rujukan untuk para vendor dan developer sehingga produk atau software yang mereka buat dapat bersifat interporate, yang berarti dapat bekerja sama dengan sistem atau produk lainnya tanpa harus melakukan upaya khusus dari si pengguna.

Ketujuh Layer pada Model OSI

Pengertian OSI layer
Pada prosesnya model OSI dibagi menjadi tujuh layer yang mana tiap layer tersebut memiliki peran yang saling terkait antara layer diatas dengan layer yang dibawahnya. Berikut ini penjelasan mengenai tujuh layer OSI.

1. Physical Layer

Physical layer merupakan layer pertama atau yang terendah dari model OSI. Layer ini bertanggung jawab untuk mentransmisikan bit data digital dari physical layer perangkat pengirim (sumber) menuju ke physical layer perangkat penerima (tujuan) melalui media komunikasi jaringan.
Pada physical layer data ditransmisikan menggunakan jenis sinyal yang didukung oleh media fisik, seperti tegangan listrik, kabel, frekuensi radio atau infrared maupun cahaya biasa.

2. Data Link Layer

Data link layer bertanggung jawab untuk memeriksa kesalahan yang mungkin terjadi pada saat proses transmisi data dan juga membungkus bit kedalam bentuk data frame. Data link layer juga mengelola skema pengalamatan fisik seperti alamat MAC pada suatu jaringan. Data link layer merupakan salah satu layer OSI yang cukup kompleks, oleh karena itu layer ini kemudian dibagi lagi menjadi dua sublayer, yaitu layer Media Access Control (MAC) dan Layer Logical Link Control (LLC).
Layer Media Access Control (MAC) bertanggung jawab untuk mengendalikan bagaimana sebuah perangkat pada suatu jaringan memperoleh akses ke medium dan izin untuk melakukan transmisi data. Layer Logical Link Control (LLC) bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan membungkus protokol network layer dan mengontrol pemeriksaan kesalahan dan juga melakukan sinkronisasi pada frame.

3. Network Layer

Network layer bertanggung jawab untuk menetapkan jalur yang akan digunakan untuk melakukan transfer data antar perangkat didalam suatu jaringan. Router jaringan beroperasi pada layar ini, yang mana juga menjadi fungsi utama pada layer network dalam hal melakukan routing.

routing memungkinkan paket dipindahkan antar komputer yang terhubung satu sama lain. Untuk mendukung proses routing ini, network layer menyimpan alamat logis seperti alamat IP untuk setiap perangkat pada jaringan. Layer Network juga mengelola pemetaan antara alamat logikal dan alamat fisik. Dalam jaringan IP, pemetaan ini dilakukan melalui Address Resolution Protocol (ARP).

4. Transport Layer

Transport layer bertanggung jawab untuk mengirimkan pesan antara dua atau lebih host didalam jaringan. Transport layer juga menangani pemecahan dan penggabungan pesan dan juga mengontrol kehandalan jalur koneksi yang diberikan. Protokol TCP merupakan contoh yang paling sering digunakan pada transport layer.

5. Session Layer

Session layer bertanggung jawab untuk mengendalikan sesi koneksi dialog seperti menetapkan, mengelola dan memutuskan koneksi antar komputer. Untuk dapat membentuk sebuah sesi komunikasi, session layer menggunakan sirkuit virtual yang dibuat oleh transport layer.

6. Presentation Layer

Presentation layer bertanggung jawab untuk mendefinisikan sintaks yang digunakan host jaringan untuk berkomunikasi. Presentation layer juga melakukan proses enkripsi/ dekripsi informasi atau data sehingga mampu digunakan pada lapisan aplikasi.

7. Application Layer

Application layer merupakan lapisan paling atas dari model OSI dan bertanggung jawab untuk menyediakan sebuah interface antara protokol jaringan dengan aplikasi yang ada pada komputer. Application layer menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh aplikasi, seperti menyediakan sebuah interface untuk Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), telnet dan File Transfer Protocol (FTP). Pada bagian sinilah dimana aplikasi saling terkait dengan jaringan.
 Kesimpulan
jadi dapat disimuplkan osi layer adalah standarisasi dalam suatu jaringan, dan kita tau bagaimana cara traubelshoring suatu masalah dengan menerapkan Osil Layer.

Penutup
Sekian dari saya jika ada kata-kata yang salah saya mohon maaf.

Wassalamualaikum Wr.Wb 

Rabu, 21 Februari 2018

Pengertian Subnetting

ASSALAMUALIKUM WR.WB

Pendahuluan
Perkenalkan nama saya Rifki Firdaus dari smkn 1 banjit, disini saya akan menjelaskan sedikit tentang subnetting, langsung saja.

Tujuan
Agar mengetahui apa itu subnetting, dan bagaimana cara subnetting.

A. Subnetting



subnetting adalah proses memecah suatu ip jaringan ke sub jaringan menjadi lebih kecil atau bisa dikatakan subnetting itu adalah membagi satu jaringan menjadi jaringan yang lebih kecil. dengan cara membagikan suatu ip kepada client dan tentunya ip yang digunakan harus berbeda agar tidak terjadi tabrakan di jaringan.

B. Ip Address
adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer bisa terhubung dengan komputer lain... saat ini banyak dipakai ip address jenis ipv4
IP address dibagi atas 3 kelas yaitu kelas A,B, dan C

C. Prefix
Berfungsi sebagai penunjuk berapa banyak network bit dari sebuah ip address yang merupakan porsi network-id 

D. SUBNETMASK 

Angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID.


IP Address terbagi menjadi beberapa kelas:

1.Kelas A
IP address kelas A terdiri atas 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit  digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. pada bit pertama diberikan angka 0 sampai dengan 127.

Contoh:

IP address 130.31.40.19 maka :


Network ID = 130
Host ID = 31.40.19

2.Kelas B
IP address kelas B terdiri atas 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID. sehingga ip jaringan yang digunakan dengan jumlah host tidak terlalu besar. pada 2 bit pertama diberikan angka sepuluh.
contoh :
IP address 150.70.60.56 maka :


Network ID = 150.70
Host ID = 60.56

3. Kelas C
IP address kelas C Terdiri atas 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID. Sehingga biasanya kelas C digunakan untuk jaringan kecil.
contoh :
IP address 192.168.1.1 maka :


Network ID = 192.168.1
Host ID = 1

E. FUNGSI DARI SUBNETTING
  1. Mengurangi lalu-lintas jaringan, sehingga data yang lewat di perusahaan tidak akan bertabrakan atau macet.
  2. Teroptimalsinya unjuk kerja jaringan.
  3. Pengelolaan yang disederhanakan.
  4. Membantu pengembangan jaringan ke arah jarak geografis yang berjauhan

F. Tahap dan Pelaksanaan
 



Langsung saja sakan contohkan bagaimana cara subnetting

disini saya akan memberikan soaal ip nya :
192.168.10.2/28
ditanya :
network,subnetmask,broadcast,ip yang bisa dipakai.

Jawab
192.168.10.2 /28
tuliskan binary aktif (I), sebanyak 28 biji, karena prefix nya 28.
sisahnya (0)
                                 x
IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIIIII.IIII0000
                                       Y
yang pertama cari blocsubnet
Blocsubnet : 2^x
: 2^4
: 16
jadi, terdapaat 16 blocksubnet


yang kedua mencari HostID
HostID : 2^y
: 2^4
: 16 HostID

Yang ketiga mencari Subnetmask
rumusnya : (256 – HostID)
256 – 16 = 240
jadi subnetmask nya = 255.255.255.240


Yang keempat kita mencari Network Dan Broadcat
Rumusnya (HostID + HostID)

0,16,32,48,64,80,96,112,128,144,160,176,192,208,224,240

Jadi IP kita 192.168.10.2 masuk ke range 0 – 16 karena host ip kita 2.
jadi network nya 192.168.10.0
broadcast : 16 – 1 = 15 jadi broadcast nya 192.168.10.15
IP yang bisa dipakai = 192.168.10.1 – 192.168.10.14

jadi dapat disimpulkan IP kita 192.168.10.2 / 28
Network : 192.168.10.0
broadcast : 192.168.10.15
IP yang bisa dipakai : 192.168.10.1 – 192.168.10.14
subnet mask : 255.255.255.240


itulah yang baru saya jelaskan, bila ada kata yang salah saya mohon maaf
wassalamualikum wr.wb

BUDAYAKAB MEMBACA