Rabu, 21 Februari 2018

Pengertian Subnetting

ASSALAMUALIKUM WR.WB

Pendahuluan
Perkenalkan nama saya Rifki Firdaus dari smkn 1 banjit, disini saya akan menjelaskan sedikit tentang subnetting, langsung saja.

Tujuan
Agar mengetahui apa itu subnetting, dan bagaimana cara subnetting.

A. Subnetting



subnetting adalah proses memecah suatu ip jaringan ke sub jaringan menjadi lebih kecil atau bisa dikatakan subnetting itu adalah membagi satu jaringan menjadi jaringan yang lebih kecil. dengan cara membagikan suatu ip kepada client dan tentunya ip yang digunakan harus berbeda agar tidak terjadi tabrakan di jaringan.

B. Ip Address
adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer bisa terhubung dengan komputer lain... saat ini banyak dipakai ip address jenis ipv4
IP address dibagi atas 3 kelas yaitu kelas A,B, dan C

C. Prefix
Berfungsi sebagai penunjuk berapa banyak network bit dari sebuah ip address yang merupakan porsi network-id 

D. SUBNETMASK 

Angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID.


IP Address terbagi menjadi beberapa kelas:

1.Kelas A
IP address kelas A terdiri atas 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit  digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. pada bit pertama diberikan angka 0 sampai dengan 127.

Contoh:

IP address 130.31.40.19 maka :


Network ID = 130
Host ID = 31.40.19

2.Kelas B
IP address kelas B terdiri atas 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID. sehingga ip jaringan yang digunakan dengan jumlah host tidak terlalu besar. pada 2 bit pertama diberikan angka sepuluh.
contoh :
IP address 150.70.60.56 maka :


Network ID = 150.70
Host ID = 60.56

3. Kelas C
IP address kelas C Terdiri atas 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID. Sehingga biasanya kelas C digunakan untuk jaringan kecil.
contoh :
IP address 192.168.1.1 maka :


Network ID = 192.168.1
Host ID = 1

E. FUNGSI DARI SUBNETTING
  1. Mengurangi lalu-lintas jaringan, sehingga data yang lewat di perusahaan tidak akan bertabrakan atau macet.
  2. Teroptimalsinya unjuk kerja jaringan.
  3. Pengelolaan yang disederhanakan.
  4. Membantu pengembangan jaringan ke arah jarak geografis yang berjauhan

F. Tahap dan Pelaksanaan
 



Langsung saja sakan contohkan bagaimana cara subnetting

disini saya akan memberikan soaal ip nya :
192.168.10.2/28
ditanya :
network,subnetmask,broadcast,ip yang bisa dipakai.

Jawab
192.168.10.2 /28
tuliskan binary aktif (I), sebanyak 28 biji, karena prefix nya 28.
sisahnya (0)
                                 x
IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIIIII.IIII0000
                                       Y
yang pertama cari blocsubnet
Blocsubnet : 2^x
: 2^4
: 16
jadi, terdapaat 16 blocksubnet


yang kedua mencari HostID
HostID : 2^y
: 2^4
: 16 HostID

Yang ketiga mencari Subnetmask
rumusnya : (256 – HostID)
256 – 16 = 240
jadi subnetmask nya = 255.255.255.240


Yang keempat kita mencari Network Dan Broadcat
Rumusnya (HostID + HostID)

0,16,32,48,64,80,96,112,128,144,160,176,192,208,224,240

Jadi IP kita 192.168.10.2 masuk ke range 0 – 16 karena host ip kita 2.
jadi network nya 192.168.10.0
broadcast : 16 – 1 = 15 jadi broadcast nya 192.168.10.15
IP yang bisa dipakai = 192.168.10.1 – 192.168.10.14

jadi dapat disimpulkan IP kita 192.168.10.2 / 28
Network : 192.168.10.0
broadcast : 192.168.10.15
IP yang bisa dipakai : 192.168.10.1 – 192.168.10.14
subnet mask : 255.255.255.240


itulah yang baru saya jelaskan, bila ada kata yang salah saya mohon maaf
wassalamualikum wr.wb

BUDAYAKAB MEMBACA


0 komentar:

Posting Komentar